KENDARI – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat, Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Katalog Akademik telah meluncurkan serangkaian penelitian inovatif yang melibatkan kolaborasi intensif antara dosen dan mahasiswa. Penelitian ini fokus pada pengembangan sistem pertanian berkelanjutan yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan iklim Sulawesi Tenggara.
Peluncuran penelitian berlangsung pada Kamis, 18 April 2026, di aula konferensi Gedung Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari. Acara yang menghadirkan berbagai stakeholder akademik dan industri pertanian ini menandai babak baru dalam kontribusi perguruan tinggi lokal terhadap pembangunan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.
Latar Belakang Riset dan Visi Akademik
Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara, memiliki tanggung jawab akademik untuk menghadirkan solusi inovatif guna mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat lokal. Salah satu tantangan signifikan adalah rendahnya produktivitas pertanian dan ketergantungan petani pada metode konvensional yang kurang efisien serta tidak ramah lingkungan.
“Kami memahami bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi pertanian yang luar biasa, namun belum dimaksimalkan dengan baik. Melalui riset akademik yang terstruktur dan inovatif, kami ingin berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” ujar Prof. Dr. H. Bambang Suryanto, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutan pembukaan acara peluncuran riset.
Unit Katalog Akademik, yang merupakan divisi khusus di universitas ini, telah mengidentifikasi lima area penelitian prioritas yang akan menjadi fokus dalam tiga tahun ke depan. Area-area tersebut mencakup optimalisasi penggunaan lahan marginal, pengembangan sistem irigasi hemat air, konservasi tanah untuk pencegahan erosi, diversifikasi tanaman sesuai musim, dan pemberdayaan kelompok tani melalui pendampingan teknis berbasis teknologi modern.
Penelitian Inovatif yang Diluncurkan
Tim peneliti yang terdiri dari dosen dan mahasiswa pascasarjana dari Fakultas Pertanian dan Agribisnis Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengembangkan tiga proyek penelitian utama yang siap diimplementasikan di lapangan.
Proyek pertama adalah “Sistem Pertanian Terintegrasi Berbasis IoT (Internet of Things) untuk Monitoring Kesehatan Tanaman.” Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Ir. Suherman, M.Agr., seorang dosen senior dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang pertanian berkelanjutan. Proyek ini menggabungkan teknologi sensor pintar, aplikasi mobile, dan analitik data untuk membantu petani memantau kondisi tanaman secara real-time.
“Teknologi IoT memungkinkan petani untuk mendeteksi masalah kesehatan tanaman sejak dini. Dengan informasi yang akurat dan tepat waktu, petani dapat mengambil tindakan preventif yang lebih efektif dan mengurangi penggunaan pestisida berlebihan,” jelas Dr. Suherman saat mendemonstrasikan prototipe sistem di hadapan peserta acara.
Mahasiswa pascasarjana yang terlibat dalam proyek ini, termasuk Siti Nurhaliza dan Ahmad Ridho Wijaya, telah menghabiskan empat bulan terakhir untuk mengembangkan sensor yang dapat bertahan dalam iklim tropis dan lembab khas Sulawesi Tenggara. Mereka telah melakukan uji coba di 15 lahan pertanian di sekitar Kendari dengan hasil yang sangat menjanjikan.
“Tingkat akurasi sensor kami mencapai 94 persen dalam mendeteksi kelembaban tanah, suhu, dan tingkat nutrisi. Para petani yang kami ajak berkolaborasi sangat antusias dengan teknologi ini karena mereka dapat melihat peningkatan signifikan dalam hasil panen,” ungkap Siti Nurhaliza, mahasiswa Program Magister Agribisnis Universitas Muhammadiyah Kendari.
Proyek kedua adalah “Pengembangan Varietas Tanaman Lokal Unggul Tahan Kekeringan.” Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Putri Handayani, S.P., M.Si., ini berfokus pada pemuliaan tanaman jagung, kacang tanah, dan tanaman pangan lokal lainnya yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim ekstrem.
Melalui kolaborasi dengan Balai Penelitian Tanaman Serealia Regional Sulawesi, tim peneliti telah mengidentifikasi 12 aksesi tanaman lokal dengan potensi genetik tinggi untuk dikembangkan lebih lanjut. Penelitian melibatkan 45 mahasiswa sarjana dan 18 mahasiswa pascasarjana yang bekerja dalam beberapa stasiun penelitian lapang.
“Kami tidak hanya ingin menciptakan varietas unggul, tetapi juga memastikan bahwa teknologi ini mudah diakses oleh petani kecil. Itulah mengapa kami juga merancang program pelatihan dan pendampingan yang komprehensif,” jelas Dr. Putri Handayani.
Proyek ketiga berjudul “Pemberdayaan Ekonomi Petani Melalui Nilai Tambah Produk Pertanian Organik.” Penelitian ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu antara Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Pendidikan. Dipimpin oleh Prof. Dr. H. Muhammad Zainal, S.E., M.M., proyek ini mengajarkan petani tentang proses organifikasi pertanian, sertifikasi organik internasional, dan strategi pemasaran digital.
“Kami telah membantu 87 kelompok tani di 12 kabupaten di Sulawesi Tenggara untuk bertransformasi menjadi produsen pertanian organik. Dengan pelatihan yang kami berikan, petani-petani ini mampu meningkatkan harga jual produk mereka hingga 40 persen,” papar Prof. Zainal dengan bangga.
Dukungan Institusional dan Pendanaan
Komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari terhadap penelitian inovatif ini tercermin dari alokasi anggaran signifikan yang disediakan. Tahun anggaran 2026 ini, universitas mengalokasikan dana sebesar 2,8 miliar rupiah khusus untuk mendukung proyek-proyek penelitian yang berdampak pada pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
“Investasi dalam penelitian adalah investasi dalam masa depan. Kami percaya bahwa dengan menggerakkan energi kreatif dosen dan mahasiswa kami, Universitas Muhammadiyah Kendari dapat menjadi penggerak perubahan positif di kawasan Sulawesi Tenggara,” kata Dr. H. Amir Syarifuddin, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengembangan Universitas Muhammadiyah Kendari.
Unit Katalog Akademik sendiri telah mengembangkan sebuah sistem manajemen penelitian terintegrasi yang memudahkan pendaftaran, pemantauan progres, dan dokumentasi hasil penelitian. Sistem ini juga memfasilitasi kolaborasi antara peneliti dari berbagai disiplin ilmu dan institusi eksternal.
“Katalog akademik kami bukan hanya sekadar dokumen statis yang mencatat program-program akademik. Kami mengembangkannya menjadi platform dinamis yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan penelitian inovatif dan pengabdian masyarakat,” ujar Ir. Darmawan, M.T., Kepala Unit Katalog Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari.
Dampak dan Harapan Ke Depan
Penelitian-penelitian ini telah mulai menunjukkan dampak positif terhadap komunitas lokal. Beberapa petani yang terlibat dalam uji coba lapang melaporkan peningkatan hasil panen yang signifikan, pengurangan biaya produksi, dan peningkatan keberlanjutan lingkungan.
Bapak Mansur, 58 tahun, seorang petani di Desa Wanggu, Kendari, yang menjadi mitra dalam proyek sistem IoT, menceritakan pengalamannya: “Dulu saya hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman untuk mengelola ladang saya. Sekarang dengan sensor yang diberikan mahasiswa-mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah, saya tahu persis kapan tanaman butuh air, kapan butuh pupuk, dan kapan ada penyakit. Hasil panen tahun ini meningkat dua puluh persen dibanding tahun lalu.”
Kisah sukses seperti ini mendorong tim peneliti untuk lebih bersemangat dalam mengembangkan dan menyebarluaskan inovasi mereka. Universitas Muhammadiyah Kendari telah merencanakan roadmap penelitian lima tahun ke depan yang melibatkan kerjasama dengan universitas-universitas terkemuka nasional dan internasional.
“Kami sedang dalam proses negosiasi dengan tiga universitas internasional untuk mendirikan collaborative research center di kampus kami. Pusat penelitian ini akan menjadi hub untuk penelitian pertanian berkelanjutan di Asia Tenggara,” ungkap Prof. Bambang Suryanto.
Selain itu, universitas juga merencanakan untuk membuka program beasiswa khusus bagi mahasiswa berprestasi yang tertarik mendalami penelitian pertanian berkelanjutan, baik di tingkat sarjana maupun pascasarjana.
Penutup
Peluncuran penelitian inovatif di Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan bukti nyata dari komitmen perguruan tinggi lokal untuk memberikan solusi praktis terhadap tantangan pembangunan yang dihadapi daerah. Melalui sinergi antara dosen berpengalaman, mahasiswa berbakat, dan dukungan infrastruktur memadai, universitas ini membuktikan bahwa institusi pendidikan lokal mampu menghasilkan inovasi berkualitas tinggi yang kompetitif di tingkat nasional dan internasional.
Penelitian-penelitian ini juga menunjukkan bagaimana Unit Katalog Akademik berfungsi tidak hanya sebagai pusat administrasi akademik, tetapi sebagai jantung dari ekosistem inovasi kampus yang hidup dan dinamis.
Dengan terus mengembangkan penelitian dan inovasi seperti ini, Universitas Muhammadiyah Kendari semakin memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam perjalanan pembangunan berkelanjutan Sulawesi Tenggara. Momentum ini diharapkan dapat menginspirasi institusi pendidikan lain di kawasan untuk melakukan hal yang sama, sehingga tercipta ekosistem penelitian yang kuat dan berdampak nyata bagi kemajuan Indonesia Timur.
Informasi Kontak:
Universitas Muhammadiyah Kendari
Jl. Sultan Muhammad Zainal Abidin No. 8, Kendari, Sulawesi Tenggara 93121
Telepon: (0401) 3190077
Email: [email protected]
Website: www.unmuhkendari.ac.id
—
Artikel ini ditulis berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan langsung acara peluncuran penelitian inovatif Universitas Muhammadiyah Kendari pada 18 April 2026.